![]() |
| Radar Warga News |
Sidoarjo, Radar Warga News | Dugaan penyalahgunaan kewenangan kembali mencuat di lingkungan Satresnarkoba Polresta Sidoarjo. Keluarga seorang tersangka mengaku korban mengalami pemukulan untuk memaksa membuka PIN ATM hingga dana Rp130 juta ditarik.
Zumiati, istri tersangka, menyatakan pihaknya tidak pernah menyetujui penggunaan uang tersebut, apalagi untuk membayar pengacara. Tidak ditemukan surat kuasa maupun permintaan pendampingan hukum.
Aktivis dari Aliansi Masyarakat Independen (AMI) mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap jajaran pimpinan unit, termasuk Kanit dan Kasat, karena dinilai bertanggung jawab atas pengawasan internal.( Di kutip dari BA AMI )
