![]() |
| Radar Warga News |
Mojokerto,,14 Juni 2026 - Radar Warga.com
Acara yang bertempat di XOW Resto Food Society and Culture, Jalan Jayanegara No. 24 Puri, Mojokerto ini dilaksanakan dalam rangka memperingati rangkaian momentum Bulan Bung Karno sepanjang bulan Juni 2026.
Berdasarkan instruksi resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai,agenda tahunan ini difokuskan sebagai ruang penguatan ideologi bagi kader muda. Secara khusus, undangan sarasehan ditujukan kepada seluruh pengurus DPC serta jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Mojokerto yang berusia maksimal 35 tahun.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, Nurida Lukitasari, S.Pd., menjelaskan bahwa pelibatan struktur muda di bawah usia 35 tahun ini merupakan langkah strategis partai dalam mempersiapkan regenerasi kepemimpinan yang berkarakter Pancasila.
“Sarasehan ini sasaran utama kita adalah menyasar terkait dengan pengurusan yang baru, PAC yang baru, yang usia di bawah 35 tahun.
Ke depannya, kami berupaya
memperkenalkan dan menyampaikan kepada seluruh pengurus PAC mengenai sosok Bung Karno, meneladani beliau sebagai sosok pembangunan, sehingga mereka bisa mewarisi apa yang sudah diwariskan oleh Bung Karno kepada partai,” ujar Nurida di sela-sela acara.
Rangkaian peringatan Bulan Bung Karno di Kabupaten Mojokerto sendiri dirancang secara berkesinambungan selama satu bulan penuh. Sebelum sarasehan kebangsaan hari ini digelar, DPC PDI Perjuangan terpantau telah melaksanakan agenda Kirim Doa Bersama pada tanggal 6 Juni lalu sebagai pembuka seluruh khidmat rangkaian acara.
Setelah agenda sarasehan kebangsaan ini selesai, pihak DPC dijadwalkan segera menggelar rapat pleno untuk mematangkan agenda berikutnya, yakni aksi tanam pohon yang diperkirakan jatuh pada kurun waktu 21 hingga 22Juni mendatang. Aksi lingkungan tersebut merupakan respons langsung terhadap instruksi Ketua Umum PDIPerjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam rangka menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional.
Seluruh rangkaian Bulan Bung Karno di Kabupaten Mojokerto nantinya akan ditutup dengan aksi sosial kemasyarakatan berupa gerakan bersih-bersih makam. Melalui berbagai kegiatan struktural dan sosial ini, PDIPerjuangan Kabupaten Mojokerto berharap nilai-nilai dan semangat perjuangan Bung Karno dapat membumi,kokoh, serta terus membawa kejayaan bagi partai dan masyarakat luas.
Jurnalis : Novan
